Mengenal dan Memilih Kemasan Plastik Wadah Makanan yang Baik

Mengenal dan Memilih Kemasan Plastik Wadah Makanan yang Baik

Keuntungan Kemasan Plastik Wadah Makanan – Zaman sekarang semua serba praktis. Apalagi perkembangan dalam kemasan produk. Plastik menjadi salah satu material yang menjadi primadona di dunia bisnis makanan. Hampir setiap badan usaha berbau makanan menggunakan kemasan dari bahan ini. Mulai dari makanan ringan hingga makanan berat.

Karena memang kemasan berbahan plastik selain harga yang lebih terjangkau. Kemasan plastik makanan memiliki sifat yang lebih mudah dibentuk, beraneka ragam bentuk dan jenis bahan kemasan jenis ini memiliki sifat yang fleksibel. 

Mengenal dan Cara Memilih Kemasan Plastik Makanan

Apalagi dengan maraknya bisnis makanan yang merambah ke dunia online membuat kemasan dengan bahan plastik memiliki berat yang lebih ringan. Namun jika anda adalah pelaku bisnis di dunia makanan, anda harus lebih berhati-hati dalam memilih plastik makanan untuk produk anda. 

Mengenal lebih dalam mengenai plastik menjadi salah satu solusinya! Mulai dari arti, jenis, fungsi, manfaat, kelebihan dan yang paling penting harga harus anda kuasai untuk mendukung produk anda menjadi lebih baik.

Apa itu Plastik Makanan

Jika anda mendengar kata plastik makanan, yang terngiang di pikiran anda pasti adalah wadah atau kemasan makanan yang terbuat dari bahan plastik. Memang tidak salah karena memang plastik menjadi salah satu bahan yang sangat sering dijumpai dalam bisnis makanan.

Lebih tepatnya plastik mencakup seluruh produk sintetis polimer yang terbentuk dari berbagai kondensasi organic dan beberapa polimer atau zat lain. Plastik makanan khususnya dibentuk dengan berbagai bentuk untuk memenuhi ekspektasi pebisnis makanan untuk kemasan produknya.

Plastik memiliki sifat yang fleksibel karena jenis makromolekul dalam proses penggabungan atau proses pembuatannya. Dengan sifat ini bahan plastik menjadi bahan yang paling mudah dibentuk jika dibandingkan dengan bahan lain seperti kayu, besi ataupun kaca.

Jenis- Jenis Plastik untuk Kemasan

Dengan menjadikan plastik menjadi kemasan anda harus sangat berhati-hati. Alih-alih menjadi produk makanan nomor satu, dengan penggunaan plastik yang salah produk anda bisa tercemar bahkan berakhir dengan kasus keracunan makanan.

Dalam dunia kemasan produk ada 3 jenis kemasan yaitu kemasan primer atau kemasan yang bersentuhan langsung dengan produk contohnya seperti plastik kripik, plastik kue dan plastik roti jajanan pasar.

Lalu ada kemasan sekunder yang membungkus kemasan primer seperti kantong plastik/kresek. Lalu yang terakhir ada kemasan tersier yang melindungi saat pengiriman contohnya seperti bubble wrap.

Berikut ini beberapa jenis bahan plastik yang bisa membantu anda memilih kemasan makanan primer yang tepat:

1. Polyethylene Terephthalate (PET / PETE)

Jenis plastik ini ditandai dengan simbol daur ulang dengan angka 1 di tengah simbol tersebut. Penggunaan jenis plastik ini juga sangat banyak digunakan pada dunia bisnis makanan. Salah satu contohnya adalah penggunaan pada botol minuman maupun wadah makanan.

Tidak hanya minuman dan makanan plastik jenis ini juga sering digunakan untuk kemasan bumbu atau bahan pelengkap makanan seperti kemasan minyak goreng, kemasan saos, kemasan kecap dan bahan lain yang dapat digunakan hanya sekali pakai saja.

Jenis plastik ini tidak direkomendasikan untuk penggunaan yang kedua kalinya. Apalagi saat kondisi produk yang panas. Karena bahan jenis ini tidak memiliki sifat tahan terhadap suhu tinggi. Jenis bahan ini mudah meleleh dan saking berbahayanya penggunaan kembali dapat menyebabkan penyakit dalam jangka panjang.

2. High Density Polyethylene (HDPE)

Jenis plastik ini terbuat dari bahan utama minyak bumi. Yang itandai dengan simbol daur ulang bedanya angka yang di tengahnya adalah angka 2 serta tulisan HDPE di bawahnya. 

Tak hanya itu plastik jenis HDPE juga lebih tahan terhadap suhu tinggi, memiliki sifat bawaan yang lebih kuat, keras dan warna yang lebih buram. Walaupun bisa digunakan berulang kali namun lebih aman jika penggunaannya hanya sekali pemakaian saja.

Golongan plastik ini sering digunakan untuk kemasan minuman seperti galon minuman, ada juga penggunaan lain seperti kemasan sabun, botol deterjen dan beberapa kemasan lain yang membutuhkan kemasan yang tebal.

3. Polyvinyl Chloride (PVC / V)

Memiliki simbol daur ulang dengan angka 3 dan PVC atau huruf V menandakan plastik ini berbahan dasar polyvinyl Chloride. Bahan jenis ini harus kalian hindari dari produk makanan anda. Karena plastik ini mengandung bahan kimia yang dapat menjadi racun. Selain itu jenis ini paling sulit untuk di daur ulang

Karena itu jenis plastik ini tidak disarankan untuk kemasan makanan. penggunaannya beragam dan pastinya sering anda jumpai seperti pipa yang ada di rumah anda, silahkan anda cari simbol yang biasanya berada di bagian penghubung atau knee pipa di rumah anda.

Selain untuk pipa plastik pvc juga digunakan untuk ubin, wrapping, dan hampir di seluruh jenis peralatan elektronik. Karena memiliki ketahanan yang cukup tinggi terhadap panas yang dihasilkan listrik pada bahan elektronik.

4. Low Density Polyethylene (LDPE)

Jenis plastik selanjutnya adalah low density polyethylene atau sering disebut dengan LDPE karena simbol daur ulang berangka 4 dilengkapi dengan LDPE di bagian bawah segitiganya.

Jika anda cermat, anda bisa menjumpai jenis plastik ini digunakan untuk sebuah kantong plastik atau kresek. Ada juga penggunaan lain seperti pada trash bag, tas belanja hingga kemasan snack atau makanan lain.

Jenis plastik ini memiliki sifat elastis dan juga daya tahan yang cukup tinggi. Jenis bahan ini bisa digunakan berulang kali. Namun jika anda ingin menggunakannya kembali pastikan kemasan dalam kondisi yang bersih dan tanpa cacat terutama pada bagian dalamnya.

Plastik jenis ini terbilang cukup aman digunakan sebagai plastik makanan seperti plastik kripik, plastik kue, plastik roti jajanan dan lain sebagainya. karena tidak mengandung bahan kimia yang dapat membahayakan manusia. 

Namun sebelum mengaplikasikan kepada produk anda, teliti ulang sebelum menggunakan bahkan membeli plastik satu ini.

5. Polypropylene (PP)

Selanjutnya ada Polypropylene dengan kode angka 5 dan PP. Apakah anda tahu tali rafia atau tali yang berbahan utama plastik. Nah itu adalah salah satu contoh pengaplikasian jenis plastik ini

Selain itu beberapa plastik makanan juga menggunakan bahan yang sama karena memang bahan ini cukup aman dan kuat menahan suhu panas tinggi. Bahkan jenis plastik ini banyak digunakan sebagai peralatan makanan.

Contoh penggunaannya seperti mangkok, cup, garpu, sedotan dan masih banyak lagi. Anda bisa memanaskan makanan dengan kemasan dari Polypropylene ini ke dalam microwave, pastinya dalam waktu dan suhu yang wajar.

6. Polystyrene (PS)

Barang dari jenis bahan keenam ini dikenal memiliki harga yang murah karena bahan dasarnya yaitu polystyrene yang memang lebih murah dari bahan-bahan jenis lain.selain itu berat dari jenis plastik ini juga sangat ringan.

Walaupun plastik jenis ini banyak digunakan dalam dunia bisnis kuliner. Namun bahan ini tidak bisa disajikan dalam suhu panas tinggi. Karena jika terakumulasi dalam tubuh dalam kurun waktu yang lama bahan ini bisa sangat berbahaya.

Karena plastik ini memiliki kandungan zat karsinogen styrene yang menjadi salah satu penyebab kanker. Penggunaan plastik ini antara lain seperti pada sterofoam, sendok garpu dan lain sebagainya.

 

Fungsi dan Manfaat Plastik sebagai Kemasan Makanan

Sebagai kemasan produk kuliner pastinya plastik memiliki fungsi untuk melindungi makanan dari paparan sinar matahari, debu bahkan dari air. Bahkan beberapa jenis plastik juga tahan terhadap panas. 

Dengan begitu suhu makanan bisa tetap hangat sebelum dinikmati. Selain itu plastik makanan dimanfaatkan karena memiliki harga yang lebih terjangkau jika dibandingkan jenis bahan lain seperti kayu besi dan kaca.

Selain itu plastik juga mudah dibentuk karena memiliki sifat elastis. Dengan begitu anda bisa mengemas dengan mudah produk anda. 

Kelebihan Plastik Makanan

Plastik makanan menjadi primadonanya kemasan karena kemudahannya untuk didapatkan, selain itu penggunaan yang cukup praktis menjadi nilai tambah. Tidak hanya itu plastik memiliki banyak kelebihan lain seperti dibawah ini.

  • Perlindungan yang Baik

Plastik makanan mampu melindungi isi dari sebuah produk dengan baik. Bahkan dengan desain kemasan plastik yang baik dapat menjadi kemasan yang kedap debu, air dan udara. Jadi plastik memang sangat cocok untuk pengemasan makanan.

  • Berat yang Sangat Ringan

Berat yang sangat ringan dapat menekan biaya pengeluaran. Apalagi dengan berat yang ringan biaya pengiriman akan lebih murah. 

  • Tidak Mudah Pecah

Selain berat yang sangat ringan plastik makanan juga tidak mudah pecah saat dibanting atau terjatuh hal ini akan menekan resiko kerugian yang mungkin terjadi baik selama penyimpanan maupun selama pengiriman hingga sampai di tangan pelanggan.

  • Mudah di Bentuk

Sifat plastik membuatnya mudah untuk dibentuk sesuai keinginan. Sehingga plastik akan lebih menguntungkan daripada bahan lain seperti logam kaca maupun kayu yang akan memakan waktu untuk membentuk menjadi sebuah kemasan produk.

  • Daya Tahan yang Lebih Unggul

Kemasan dari plastik makanan juga memiliki kelebihan ketahanan tinggi terhadap karat, keadaan cuaca bahkan beberapa bahan kimia. Maka dari itu anda tidak perlu risau untuk menggunakan plastik yang recomended untuk kemasan makanan.

  • Harga Lebih Terjangkau

Jika dibandingkan bahan jenis lain harga dari plastik lebih murah. Apalagi plastik ditemukan dimana saja. Banyaknya kelebihan membuat plastik sangat mudah didapatkan.

Bahkan beberapa pedagang pasar memanfaatkan plastik karena harga yang lebih terjangkau seperti contoh pemanfaatan pada plastik kripik, plastik kue dan plastik roti jajanan pasar.

Harga dari plastik sangat beragam, ada yang dijual berdasarkan kualitas ada juga berdasarkan kuantitasnya. Beberapa plastik dipisahkan berdasar seberapa besar kuantitas maksimal barang yang bisa ditampung di dalamnya.

Gula menjadi salah satu penentu berat dari plastik. Selain itu plastik juga dikategorikan berdasarkan ukuran panjang maupun lebar contohnya pada plastik klip, plastik OTP maupun plastik ATP.

 

Contoh Pemanfaatan Plastik Makanan

Plastik tidak asing dalam bisnis kuliner dewasa ini banyak contoh pengaplikasiannya, berikut beberapa diantaranya.

Plastik Keripik

Keripik adalah makanan favorit sebagai teman nongkrong atau kumpul keluarga. Banyak ragam jenis keripik mulai dari yang dijual di pinggir jalan hingga di dalam mall. Dari seluruh jenis keripik tersebut penggunaan plastik makanan sebagai kemasan adalah hal yang lumrah.

Seperti contoh abang-abang pinggir jalan yang menjual keripik kiloan menggunakan plastik kresek sebagai kemasan primer dari barang yang dijajahkan. Plastik yang digunakan kebanyakan adalah plastik kresek hitam ataupun putih.

Selain itu produk keripik yang naik level menggunakan kemasan yang lebih berwarna dan menarik. Selain untuk tampil beda dengan packaging yang baik keripik bisa lebih bertahan lama tanpa pengawet.

 

Plastik Kue

Siapa sih yang nggak suka kue, makanan manis yang selalu menggugah selera ini seringkali menggunakan plastik untuk kemasannya. Plastik mika menjadi bahan yang paling sering digunakan.

Selain harga yang murah, bentuk mika lebih beragam dan dapat disesuaikan dengan kue. Dengan begitu kue bisa sampai ditangan pembeli dengan keadaan utuh. Selain itu mika digunakan karena lebih kokoh dari jenis kemasan plastik pada umumnya.

Dengan menggunakan bahan plastik mika selain menjaga kue dari air dan debu. Plastik dapat memaksimalkan display kue karena bentuk yang bisa di custom dan memiliki sifat tembus pandang atau bening.

 

Plastik Roti Jajanan

Jika anda menghampiri pasar tradisional pasti anda akan menjumpai roti jajanan pasar yang selalu ada di dekat pintu utama atau di beberapa lapak di dalam dan di sekitar pasar.

Untuk jajanan pasar. Penggunaan plastik kresek dan mika sangatlah sering dijumpai. Harga yang murah membuat penjual roti jajanan memilih produk kemasan ini. selain itu mengemas dengan plastik akan lebih efisien dan tidak memakan waktu.

Baca juga:

 

Toples Hari Raya 

Pada saat hari raya jajanan khas yang disajikan pasti dibarengi dengan toples atau tempat wadah yang estetik. Plastik menjadi salah satu bahan yang sering dijumpai di setiap rumah umat muslim.

Banyak ragam toples dari bahan plastik yang bisa anda dapatkan dengan harga yang relatif lebih terjangkau daripada bahan kaca. Harganya pun bervariasi mulai dari harga 7000 hingga ratusan ribu saja anda dapat membawa pulang toples cantik itu.

Kotak Takeaway

Saat anda membeli makanan untuk dibawa pulang kemasan yang diberikan ke anda banyak yang terbuat dari bahan plastik. Penggunaan terbesar jatuh pada styrofoam yang hampir ada mulai dari jajanan pinggir jalan hingga di dalam supermarket.

Banyak inovasi dilakukan untuk kotak takeaway salah satunya adalah teknologi printing pada kemasan take away. Selain personal branding kemasan juga dapat menjadi ladang promosi sebuah produk.

Selain itu kemudahan dalam membentuk plastik dapat anda kreasikan pada kemasan anda agar lebih menarik minat calon pelanggan untuk membeli produk anda. Kemasan plastik yang tahan panas lebih direkomendasikan,

Kotak Bento atau Bekal

Saat membawa bekal kemasan atau wadah yang terbuat dari plastik bisa menjadi salah satu pilihan utama. Selain karena murah dan mudah dibawa, plastik memiliki berat yang ringan jadi punggung anda tidak akan terlalu terbebani.

Dengan beragam bentuk dan variasi kotak bento atau kotak bekal juga dapat membantu meningkatkan nafsu makan anda atau anak anda. Bukankah hal tersebut bisa membuat anda lebih semangat dalam memasak bekal yang akan dibawa.

Nah, mungkin cukup untuk ulasan mengenai plastik makanan ini, dengan mengenal plastik makanan, pastinya dapat meningkatkan penjualan dari produk makanan anda. Dengan catatan anda harus memilih plastik makanan yang sesuai.

Kemasan bisa menjadi cerminan dari sebuah produk, mindset tersebut dapat membantu anda untuk berlomba lomba membuat kemasan plastik makanan yang menarik untuk menggaet customer. Namun jangan lupa untuk tetap mengedepankan keamanan dan rasa dari makanan yang anda jual.

Share this post