Blog

Sekilas Tentang Kemasan Retort

Pengalengan produk pangan merupakan salah satu metode pengawetan yang dilakukan menggunakan proses retort dengan tujuan untuk membunuh semua bakteri dalam pangan, termasuk yang terkandung dalam pengemasnya. Selanjutnya dikatakan, bahwa masalah utama pada proses pengalengan adalah proses pemanasan dengan suhu tinggi dan waktu yang lama. Biasanya proses tersebut akan mengubah rasa dan tekstur dari produk pangan, serta menurunkan nilai gizinya. Untuk mengatasi hal tersebut, waktu pemanasan harus dipersingkat dan suhunya juga perlu diturunkan dengan cara mengganti kaleng logam dengan wadah kemasan fleksibel yang lebih tipis. Wadah tersebut dinamakan retort pouch atau retortable packaging, untuk membedakannya dengan pengemas fleksibel biasa. Retort pouch adalah kemasan fleksibel berbentuk pouch atau kantong yang digunakan untuk mengemas produk pangan siap santap (Meal Ready to Eat). Kemasan tersebut dibuat dari laminasi aluminium foil dan polimer, tahan terhadap proses sterilisasi. Pengemas retort pouch telah banyak digunakan pada produk sterilisasi ikan untuk menggantikan kaleng. Dengan berkembangnya retort pouch processing, proses menjadi lebih efisien, produk bisa dipanaskan terlebih dahulu dengan memasukkan ke dalam air mendidih sebelum dikonsumsi. Retort pouch dengan bentuk yang tipis memungkinkan untuk mengurangi waktu pemanasan, dengan demikian dapat menghindari over cooking. Selain itu, produk yang dihasilkan mempunyai warna yang lebih baik, tekstur kompak, dan tidak terjadi susut gizi. Produsen dapat mengurangi energi yang diperlukan untuk produksi retort pouch dibandingkan dengan kaleng. Karena mempunyai lapisan yang tipis, pengemas retort pouch akan lebih cepat dalam memindahkan panas menuju critical point. Selama proses, retort pouch akan mempercepat penetrasi panas yang dibutuhan untuk sterilisasi dengan minimal over cooking dari produk. Oleh karena itu, untuk produk makanan yang mengalami susut selama proses panas, retort pouch sangat bermanfaat dalam meningkatkan mutu, karena terdapat beberapa zat gizi yang sensitif terhadap panas. Dengan retort pouch, waktu memasak menjadi lebih pendek sekitar 50% dibandingkan dengan kaleng dan membuat tekstur pangan terasa lebih alami serta nilai gizinya lebih baik (William, 2007). Retort pouch lebih mudah dalam distribusi sehingga menurunkan biaya transportasi serta tidak memerlukan ruangan yang besar untuk menyimpan suku cadang maupun sampahnya. Retort pouch lebih tipis sehingga lebih mudah dibawa, lebih ringan sehingga menghemat tenaga dan lebih cepat dalam proses pemanasan  atau  sterilisasi.  Dengan  waktu pemasakan yang lebih pendek, rasa dari produk menjadi lebih enak terutama untuk makanan yang lunak. Penampakan dari retort pouch lebih menarik dan hal ini akan menaikkan nilai jual dari produk yang dikemas (Peters, 2001). Produk pangan yang [...]

Tips Produksi Kemasan UKM

Sebagian pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) mungkin mengalami kesulitan ketika sampai di tahap produksi kemasan. Desain yang sudah menarik dan komunikatif, ketika dihitung-hitung untuk produksi massal kemasan, ternyata membutuhkan biaya yang luar biasa mahal. Keterbatasan UKM terletak pada kemampuan keuangan yang tidak terlalu besar, serta jumlah produksi yang belum sebanyak pabrikan besar. Produksi kemasan dengan jumlah sedikit ini akan mempengaruhi biaya per unit kemasan (unit cost) yang juga akan menjadi sangat mahal. Sementara untuk mencetak kemasan sekaligus dalam jumlah [...]

5 Modal Ini Wajib Dimiliki UKM Pemula

Tidak ada cara instan untuk meraih kesuksesan, termasuk pada sektor Usaha Kecil Menengah (UKM). Menurut Gunawan Ardiyanto, konsultan bisnis sekaligus penulis buku-buku tentang UKM, untuk bisa menuju pada jenjang kesuksesan dan peluang usaha, sebuah UKM (Usaha Kecil Menengah) memerlukan proses, dan lama proses tersebut tidak sama antara satu usaha dengan usaha lainnya,  tergantung besar-kecilnya usaha tersebut. Proses yang dimaksud, kata Agoen, sapaan akrabnya, juga harus ditunjang dengan pengetahuan dalam menjalankan bisnis UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Agun menuturkan, [...]

Membuat Merk atau Label Usaha Camilan Sendiri

Ketika memulai usaha camilan, membuat merk atau label produk seringkali diabaikan oleh para pelaku usaha. Padahal, nama produk atau yang biasanya lebih kita kenal sebagai merk/ brand merupakan ujung tombak sebuah pemasaran produk. Ketika suatu produk dipasarkan, dan diterima masyarakat dengan baik, maka yang akan diingat pertama kali oleh konsumen adalah namanya. Akan tetapi, tentunya hal ini juga harus ditunjang dengan kualitas produk dan kekuatan rasa dari produk camilan. Bahkan, sedemikian hebatnya kekuatan sebuah nama produk (merk/ brand), maka ketika [...]

5 Hal yang Harus Diperhatikan agar Dagangan Laris Manis

Pemasaran merupakan elemen penting menjalankan sebuah bisnis. Banyak pelaku bisnis yang meluangkan waktunya untuk memikirkan metode pemasaran apa yang tepat agar barang yang dijualnya laku di pasaran.Sukses tidaknya bisnis memang bergantung pada pemasaran. Jika ingin bisnis sukses, simak 5 hal penting yang kalau diterapkan setidaknya bisa mendatangkan konsumen. 1. Spesifikasi Produk Spesifikasi produk merupakan poin penting sebelum menjual barang. Spesifikasi berisi informasi detail mengenai aspek dan bahan dalam pembuatan produk. Misalnya, kaus yang berbahan katun dan sebagainya. Spesifikasi produk wajib disertakan [...]

UMKM Jadi Sektor Strategis untuk Perangi Kemiskinan

JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 250 juta jiwa memiliki sekitar 117,68 juta tenaga kerja. Sebanyak 96,87 persen diantaranya bekerja di sektor Usaha Mikro, kecil dan Menengah ( UMKM). Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil menengah (Kemenkop UKM). sumbangan UMKM ke Produk Domestik Bruto (PDB) saat ini mencapai 60,34 persen. Tapi, berdasarkan hasil monitor "Asia SME Finance Monitor” yang dikeluarkan oleh Asian Development Bank, sumbangan UMKM terhadap ekspor Indonesia hanya 15,7 persen, masih lebih rendah daripada negara lain [...]

Minum Kopi Bisa Memperpanjang Usia?

KOMPAS.com - Semua yang kita konsumsi selalu mengandung perdebatan apakah ini sehat atau tidak. Sayuran yang Anda makan bisa mengandung nutrisi dan vitamin, tapi mungkin juga mengandung logam berbahaya. Sementara anggur merah, di sisi lain, telah terbukti dapat meningkatkan kesehatan jantung. Namun juga berdampak negatif pada kemampuan untuk membentuk otot Anda. Lantas, bagaimana dengan kopi? Minuman ini memang banyak diperdebatkan manfaat dan efek negatifnya. Minuman berkafein yang memiliki berjuta penggemar ini mengandung sejumlah manfaat mengejutkan yang telah terbukti secara ilmiah. Namun, penelitian [...]

10 UKM Indonesia yang Sudah Tembus Pasar Global

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia bisa dibilang bertumbuh sangat pesat. Meskipun krisis ekonomi pernah menghadang negeri ini. Ternyata UKM Indonesia mampu bertahan bahkan saat ini telah ada UKM yang mampu menembus pasar global. Di pertengahan 2016, jumlah UMKM di Indonesia kini telah mencapai 57,9 juta. Menurut Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, I Wayan Dipta jumlah tersebut sudah sangat potensial untuk bisa go internasional. Pemerintah sendiri kini sedang mendorong penuh agar para UKM tersebut [...]

Bukan Khayalan, Kemasan Plastik Bakal Bisa Dimakan

KOMPAS.com - Sifat sampah plastik yang sulit terurai menjadi persoalan karena merusak lingkungan. Sekelompok mahasiswa International Institute for Life Science (i3L) pun turut mencoba mencari jalan keluar, dengan mengembangkan bahan kemasan serupa plastik yang bahkan aman dikonsumsi manusia. Adalah Monica, Firnita, Christina, Adisty, Olivia, Felicia Yosephine, Gianfranco dan Kevin, kelompok mahasiswa yang berkolaborasi menghasilkan Plasmilk, bahan serupa plastik menggunakan bahan dasar produk turunan susu. Ide dan proses pembuatan plasmik merupakan bagian dari tugas akhir semester satu perkuliahan mereka di i3L. "Karena melihat banyak [...]

Rambah Pemasaran “Online”, UKM Ini Raup Untung Rp 100 Juta per Bulan

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Perkembangan pasar perdagangan digital atau yang dikenal e-commerce tengah menggeliat di Indonesia. Selain ciri masyarakat Indonesia yang konsumtif, perkembangan e-commerce di Tanah Air juga ditopang dengan inovasi layanan berbelanja online yang mudah, cepat dan aman. Dengan itu, e-commerce menjadi lahan empuk bagi pebisnis dan Usaha Kecil Menengah ( UKM) dalam ingin memasarkan produk dan menjaring konsumen. Salah satunya UKM binaan Kementerian Perdagangan yakni CV Elangindo Selaras yang memiliki produk pakaian muslim kaum hawa dengan merek dagang [...]