UMKM Perlu Meningkatkan Teknologi Online

UMKM Perlu Meningkatkan Teknologi Online

KOMPAS.com – Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Koperasi dan UKM Prakoso BS menegaskan, pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) khususnya UKM perempuan harus mengubah mindset dari konvesional menjadi berbasis teknologi atau online.

“Produktivitas harus ditingkatkan, serta kemasan produk juga harus bagus dan menarik. Nuansa tradisional memang harus dipertahankan, namun harus memiliki inovasi dalam kemasan,” ujar Prakoso pada acara pelatihan kewirausahaan berbasis digital online bagi UKM perempuan di Kementerian Koperasi dan UKM Jakarta, Rabu (14/12/2016).

Prakoso menambahkan, yang tidak kalah penting, UKM perempuan harus percaya diri untuk mulai memasuki dunia online dalam hal pemasaran produknya.

Hanya saja, kata Prakoso, ketika sudah masuk ke bisnis online, banyak hal yang harus menjadi perhatian utama.

Perkembangan-Online-Shopping-image-by-jugroma.it_-1024x684 UMKM Perlu Meningkatkan Teknologi Online

 

“Kualitas produk dan ketepatan dalam hal pengiriman hingga tepat waktu sampai ke tangan konsumen. Hal itu penting agar bisa menjaga kepercayaan konsumen atas produk kita. Percuma berkualitas, tetapi pengiriman barang tidak tepat waktu,” kata dia.

Selain mendorong agar UKM perempuan memanfaatkan sistem online, Kementerian Koperasi juga terus berkonsentrasi dalam pelatihan kewirausahaan dan vokasi.

“Misalnya, kita mendidik dan melatih kewirausahaan bagi keluarga petani dan nelayan, serta warga di wilayah perbatasan. Jadi, bila petani gagal panen atau nelayan sulit mendapat ikan, ekonomi keluarganya tetap stabil karena istri dan keluarganya sudah memiliki usaha,” jelas Prakoso.

Untuk itu, Prakoso berharap para UKM perempuan bisa memanfaatkan program kewirausahaan dan vokasi yang digulirkan Kemenkop dan UKM.

“Pelatihan kewirausahaan dan vocational itu harus tepat sasaran. Makanya, hal itu harus disesuaikan dengan kebutuhan dari komunitas yang bersangkutan,” jelasnya.

Ketua Umum Wanita Perhimpunan Sarjana Hukum Indonesia (Persahi) Hendrawaty Yuripersana mengungkapkan, pihaknya tidak bisa lagi menutup mata akan kemajuan teknologi sebagai basis berwirausaha.

“Justru kita harus melihat bahwa teknologi berbasis online itu semakin mempermudah kita dalam hal pemasaran produk,” kata Hendrawaty.

Sedangkan Country Manager CSR IBM Indonesia Santi Diansari Hargianto menyebutkan, bahwa UKM perempuan harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi dalam menjalankan usahanya.

“Teknologi sudah ada di depan mata, maka kita harus membangun aplikasi khusus untuk pemasaran produk UKM,” kata Santi.

Penulis : Pramdia Arhando Julianto
Editor : M Fajar Marta

Share this post

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *