Perbedaan Label Nomor SP, PIRT, MD, dan ML di Kemasan Makanan

Perbedaan Label Nomor SP, PIRT, MD, dan ML di Kemasan Makanan

1. SP
SP singkatan dari Sertifikasi Penyuluhan. SP dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten dengan melakukan penyuluhan kepada pengusaha-pengusaha rumahan kecil dengan modal terbatas dan belum dapat mengajukan PIRT. Para pelaku usaha dengan SP biasanya sudah mengikuti penyuluhan yang diberikan Dinkes Kabupaten. Pengawasan dilakukan melalui sidak-sidak untuk memastikan proses produksi sesuai standar keamanan pangan.

2. PIRT
PIRT singkatan dari Pangan Industri Rumah Tangga, merupakan surat yang dikeluarkan olah Dinas Kesehatan di Kabupaten setempat kepada industri pangan skala usaha kecil dan menengah (UKM) atau rumahan. Walau hanya dikeluarkan Dinas Kesehatan Kabupaten setempat PIRT bisa jadi jaminan bahwa produk tersebut aman loh, Teman Sehat. Hal ini karena pendaftaran PIRT harus Menyertakan hasil uji laboratorium bahwa produk makanan tersebut aman untuk dikonsumsi.

3. MD
MD yang merupakan singkatan dari “Makanan Dalam” adalah nomor izin yang dikeluarkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk industri makanan besar dan berasal dari dalam negeri. Walau dalam satu brand makanan, kode MD-nya bisa berbeda, tergantung lokasi pabrik yang memproduksi produk makanan tersebut.

4. ML
ML merupakan singkatan dari “Makanan Luar” adalah nomor izin yang dikeluarkan dari BPOM untuk industri makanan besar dan berasal dari luar negeri atau impor. Selain jaminan keamanan makanan yang akan kita konsumsi, Kode ML juga menandakan bahwa makanan tersebut telah secara legal dan resmi masuk ke Indonesia.

Sumber: linisehat.com Oleh: Septian Suhandono

Share this post