Kisah Para Pedagang Keliling Tetap Cari Nafkah di Tengah Pandemi

Kisah Para Pedagang Keliling Tetap Cari Nafkah di Tengah Pandemi

Kasus COVID-19 di Indonesia hingga kini sudah mencapai lebih dari 14 ribu pasien positif dan menyebabkan lebih dari 1.000 kematian. Angka kasus yang kian meningkat mendorong pemerintah mengambil langkah untuk memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

PSBB membuat masyarakat tetap #BeneranDirumahAja dan berkegiatan dari rumah. Namun, ada beberapa pekerjaan yang tidak memungkinkan untuk tetap di rumah. Seperti para pedagang keliling yang tetap harus berjualan untuk menafkahi keluarganya.

Salah satunya Sarwono, seorang penjual kopi keliling yang sudah 20 tahun berjualan. Selain untuk kebutuhan sehari-hari, dia juga harus membiayai pengobatan istrinya yang memiliki penyakit dalam.

Lain lagi cerita Nenek Uta yang tetap berjualan keset meski telah berusia senja. Di usia yang tidak muda lagi dia harus menempuh perjalanan enam kali naik angkot dari Bogor untuk menjajakan dagangannya tersebut. Dan masih banyak lagi kisah pedagang kecil lainnya yang tidak bisa tetap berada di rumah meski Indonesia sedang dilanda wabah.

Pandemi Corona memang mengerikan tetapi tidak memungkinkan bagi mereka untuk tetap #BeneranDirumahAja karena harus tetap mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup yang sumbernya memang dari pendapatan harian.

Beberapa waktu lalu, sempat beredar foto dan video di sosial media tentang seseorang yang memberikan bantuan kepada para pedagang kecil tersebut. Setelah ditelusuri, pria misterius ini merupakan bagian dari program #SatuHariSatuKebaikan yang digagas oleh Ichitan yang merupakan salah satu merek minuman di Indonesia.

“Di bulan Ramadhan ini, apalagi sejak diberlakukan PSBB banyak orang belum memiliki kesempatan untuk bisa bekerja dari rumah dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Contoh terdekat adalah pedagang keliling. Karena itulah kami ingin membantu mereka agar bisa memenuhi himbauan pemerintah untuk dirumah aja untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dengan memberikan bekal hidup selama 2-4 minggu,” tutur Marketing Director PT Ichitan Indonesia Duangkamon Ngarmsangiem.

Ada 30 pedagang yang diberikan bantuan dalam #SatuHariSatuKebaikan. Pihak Ichitan berharap dengan bantuan ini, para pedagang bisa memiliki bekal hidup sehingga bisa tetap #BeneranDirumahAja selama pandemi. Bukan hanya sekedar berbagi, langkah yang dilakukan ini diharapkan dapat mendukung program PSBB yang diterapkan pemerintah untuk membatasi penyebaran virus corona.

Sumber: viva.co.id
Oleh: Adinda Permatasari

 

Share this post