Monthly Archives - Februari 2018

Sekilas Tentang Kemasan Retort

Pengalengan produk pangan merupakan salah satu metode pengawetan yang dilakukan menggunakan proses retort dengan tujuan untuk membunuh semua bakteri dalam pangan, termasuk yang terkandung dalam pengemasnya. Selanjutnya dikatakan, bahwa masalah utama pada proses pengalengan adalah proses pemanasan dengan suhu tinggi dan waktu yang lama. Biasanya proses tersebut akan mengubah rasa dan tekstur dari produk pangan, serta menurunkan nilai gizinya. Untuk mengatasi hal tersebut, waktu pemanasan harus dipersingkat dan suhunya juga perlu diturunkan dengan cara mengganti kaleng logam dengan wadah kemasan fleksibel yang lebih tipis. Wadah tersebut dinamakan retort pouch atau retortable packaging, untuk membedakannya dengan pengemas fleksibel biasa. Retort pouch adalah kemasan fleksibel berbentuk pouch atau kantong yang digunakan untuk mengemas produk pangan siap santap (Meal Ready to Eat). Kemasan tersebut dibuat dari laminasi aluminium foil dan polimer, tahan terhadap proses sterilisasi. Pengemas retort pouch telah banyak digunakan pada produk sterilisasi ikan untuk menggantikan kaleng. Dengan berkembangnya retort pouch processing, proses menjadi lebih efisien, produk bisa dipanaskan terlebih dahulu dengan memasukkan ke dalam air mendidih sebelum dikonsumsi. Retort pouch dengan bentuk yang tipis memungkinkan untuk mengurangi waktu pemanasan, dengan demikian dapat menghindari over cooking. Selain itu, produk yang dihasilkan mempunyai warna yang lebih baik, tekstur kompak, dan tidak terjadi susut gizi. Produsen dapat mengurangi energi yang diperlukan untuk produksi retort pouch dibandingkan dengan kaleng. Karena mempunyai lapisan yang tipis, pengemas retort pouch akan lebih cepat dalam memindahkan panas menuju critical point. Selama proses, retort pouch akan mempercepat penetrasi panas yang dibutuhan untuk sterilisasi dengan minimal over cooking dari produk. Oleh karena itu, untuk produk makanan yang mengalami susut selama proses panas, retort pouch sangat bermanfaat dalam meningkatkan mutu, karena terdapat beberapa zat gizi yang sensitif terhadap panas. Dengan retort pouch, waktu memasak menjadi lebih pendek sekitar 50% dibandingkan dengan kaleng dan membuat tekstur pangan terasa lebih alami serta nilai gizinya lebih baik (William, 2007). Retort pouch lebih mudah dalam distribusi sehingga menurunkan biaya transportasi serta tidak memerlukan ruangan yang besar untuk menyimpan suku cadang maupun sampahnya. Retort pouch lebih tipis sehingga lebih mudah dibawa, lebih ringan sehingga menghemat tenaga dan lebih cepat dalam proses pemanasan  atau  sterilisasi.  Dengan  waktu pemasakan yang lebih pendek, rasa dari produk menjadi lebih enak terutama untuk makanan yang lunak. Penampakan dari retort pouch lebih menarik dan hal ini akan menaikkan nilai jual dari produk yang dikemas (Peters, 2001). Produk pangan yang [...]

Tips Produksi Kemasan UKM

Sebagian pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) mungkin mengalami kesulitan ketika sampai di tahap produksi kemasan. Desain yang sudah menarik dan komunikatif, ketika dihitung-hitung untuk produksi massal kemasan, ternyata membutuhkan biaya yang luar biasa mahal. Keterbatasan UKM terletak pada kemampuan keuangan yang tidak terlalu besar, serta jumlah produksi yang belum sebanyak pabrikan besar. Produksi kemasan dengan jumlah sedikit ini akan mempengaruhi biaya per unit kemasan (unit cost) yang juga akan menjadi sangat mahal. Sementara untuk mencetak kemasan sekaligus dalam jumlah [...]

5 Modal Ini Wajib Dimiliki UKM Pemula

Tidak ada cara instan untuk meraih kesuksesan, termasuk pada sektor Usaha Kecil Menengah (UKM). Menurut Gunawan Ardiyanto, konsultan bisnis sekaligus penulis buku-buku tentang UKM, untuk bisa menuju pada jenjang kesuksesan dan peluang usaha, sebuah UKM (Usaha Kecil Menengah) memerlukan proses, dan lama proses tersebut tidak sama antara satu usaha dengan usaha lainnya,  tergantung besar-kecilnya usaha tersebut. Proses yang dimaksud, kata Agoen, sapaan akrabnya, juga harus ditunjang dengan pengetahuan dalam menjalankan bisnis UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Agun menuturkan, [...]